Jakarta, Aktual.co — Menteri Kordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalin mengaku jumlah hartanya saat ini mencapai Rp 52,8 miliar dan 580 ribu USD. Hal tersebut diakui Sofyan usai melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara ke Komisi Pemberantasan Korupsi.
Tak hanya memaparkan harta, mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara itu memiliki utang rumah sebesar Rp 3,5 miliar yang terletak di Menteng Dalam, Jakarta Selatan.
Tak hanya melaporkan LHKPN dia mengklaim, tujuannya untuk bersilaturhami dengan lembaga tersebut juga berkonsultasi tentang bagaimana upaya-upaya menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.
“Dan KPK juga memaparkan banyak diskusi yang saya kira bakal memberikan banyak manfaat,” kata dia di Gedung KPK, Kamis (6/11).
Berdasarkan informasi LHKPN yang ada di KPK, Sofyan Djalil terakhir melaporkan kekayaannya pada 10 Juni 2004 saat menjabat Menteri Negara Komunikasi dan Informasi. Total harta kekayaannya saat itu senilai Rp 5,2 miliar dan USD 91.670.
‎Dalam laporannya, Sofyan memiliki dua bidang tanah dan bangunan di Depok, Jabar senilai Rp 500 juta. Alat transportasi yang dia punya senilai Rp 365 juta berupa mobil Honda Accord, Toyota Kijang dan Suzuki Esteem.
Harta bergerak lain berupa logam mulia dan benda seni seniali Rp 32 juta. Surat berharga yang dipunyai Sofyan senilai Rp 2,7 miliar

(Wisnu)

(Nebby)