Dari kiri ke kanan, Putri Aktivis Korban Penculikan 1997/1998 Dinis, Wakil Ketua DPR Pramono Anung, Ketua MPR Sidarto Danusubroto, Ketua Badan Pengurus (BP) Setara Institute Hendardi dan Wakil Ketua MPR Ahmad Farhan Hamid saat audiensi antara MPR, Aktivis HAM dan Keluarga Korban Pelanggaran HAM, di ruang rapat pimpinan MPR, Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (2/6/2014). Aktivis dan Keluarga Korban meminta agar MPR mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera membentuk Pengadilan Hak Asasi Manusia (HAM) Ad Hoc guna menyidangkan beberapa kasus pelanggaran HAM berat, sesuai rekomendasi DPR dan Komnas HAM. Aktual/Tino Oktaviano