Jakarta, Aktual.co —  Nama Sekjen Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono, diketahui hilang dalam berkas dakwaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terhadap mantan Ketua Komisi VII DPR, Sutan Bhatoegana.
Sutan pun tak tahu alasan KPK ‘lenyapkan’ nama Ibas dalam dakwaan miliknya.
“Loh nggak tahu (hilangnya nama Ibas di dakwaan),” ujar Sutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Senin (27/4).
Padahal berdasarkan penyataan salah satu pengacaranya, Egi Sudjana, ketika sidang praperadilan beberapa waktu silam, Sutan tidak hanya sekali menyebut nama putra bungsu mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu. Tercatat 19 kali politis partai Demokrat itu menyebut nama Ibas.
Egi pun dibuat bingung atas sikap KPK tersebut. Padahal menurut dia, jelas sekali kliennya membeberkan ke penyidik KPK soal keterlibatan Ibas dalam kasus tender di SKK Migas.
“Dalam pemeriksaan, Sutan menyebut nama Ibas dalam kasus yang berkaitan memenangkan PT Rekin yang diwakilkan Eka dan Deni sebagai pihak yang nyogok Sutan senilai 10 juta USD dari awalnya 5 juta USD,” kata Egi.
Sementara itu, dalam berkas salinan percakapan antara Ketua Komisi VII DPR RI, Sutan Bhatoegana, dengan sejumlah pihak terkait kasus dugaan suap pemenangan tender di SKK Migas, nama Ibas tersebut.
Terlebih ketika Sutan Bhatoegana ditanyakan soal, apakah dirinya mengenal sosok Eka Putra.
“PAK INI SARTONO, INI SEKJEN MAU BICARA, BAGAIMANA?” yang dimaksud SEKJEN adalah Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), SARTONO sendiri adalah paman dari Ibas.”
Kutipan kalimat tersebut tercatat dalam salinan berkas yang diduga mirip berita acara pemeriksaan (BAP) yang diterima aktual.co setebal kurang lebih delapan halaman tersebut.
Kutipan tersebut ditemukan di halaman 4, ketika Ketua DPP Demokrat tersebut menjawab pertanyaan nomor 16 terkait dengan Eka Putra. Sutan pun menjelaskan sosok orang nomor dua, Eka Putra.
Sutan pun menjelaskan, jika dirinya mengenal Eka Putra pada Juli 2013.
Berikut kutipan penjelasan Sutan kepada penyidik, “Ya, pada sekitar bulan Juli 2013, saya pernah ditelepon beberapa kali oleh seseorang, yang sebelumnya tidak saya angkat. Kemudian, karena saya angkat, mengatakan, “PAK INI SARTONO, INI SEKJEN MAU BICARA, BAGAIMANA?”, yang dimaksud SEKJEN adalah Sekejen Partai Demokrat Sdr. IBAS, SARTONO sendiri adalah Paman dari IBAS.”(Selengkapnya Baca: Nama Ibas “Harum” dalam Berkas Diduga BAP SKK Migas).

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby