Jakarta, Aktual.co — “Indonesia belum merdeka,Indonesia masihterjajah”. Itulah sepenggal kalimat yang dilontarkan Salamuddin Daeng dalampemberian materi diskusi dalam rangkaian acara munas  BEM-Seluruh Indonesia.

Indonesia memang negara merdeka danberdaulat  tetapi kolonialisme  neo liberalisme masih mencengkram erat perekonomian Indonesia penguasaan atas tanah, migas dan sumber-sumber mineral  lainnya ternyata dikuasai oleh asing.

Pengaruh asing sudah begitu kuat dan sistematis mencekram per ekonomian Indonesia,berbagai kebijakan dan undang – undang sudah dipengaruhi kartel – kartelliberalis untuk mengamankan posisinya di Indonesia.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia memang tumbuhsignifikan ditengah ambruknya perekonomian dunia tetapi sebagian data – dataterindikasi dimanipulasi oleh pemegang kebijakan guna memperlihatkan keberhasilanpembangunan ekonomi  seperti definisikemiskinan dan definisi pengangguran yang dipoles sedimikian rupa sehinggajumlah kemiskinan terlihat  turun dan pengangguransemakin berkurang.

Jika hanya ingin menumbuhkan ekonomi dalam angka kartel-kartel ekonomiasing merupakan jalan pintas. Akan tetapi kedaulatan negara akan tunduk kepada para kapitalis, rakyatakan tergusur dari tanah kelahiranya, rakyat akan kehilangan mata pencariannyadan akhirnya rakyat Indonesia akan menjadi budak di negerinya sendiri. Kapankemandirian ekonomi Indonesia akan terwujud ?.