Karanganyar, Aktual.com-Densus 88 Antiteror berhasil menangkap dua orang terduga teroris di Karanganyar. Setelah sebelumnya Densus 88 juga berhasil menangkao seorang terduga teroris berinisial HS. Penangkapan keduanya dilakukan pada Minggu (4/2).

Keduanya yakni Sumanto dan Eko Mulyono. Mereka tercatat sebagai warga Desa Jatikuwung, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar. Sumanto ialah warga RT 04 RW 04, sedangkan Eko ialah warga RT 01, RW 04.

Menurut Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono, ketiga orang yang ditangkap hari ini merupakan satu jaringan. Penangkapan dilakukan berhubungan dengan kasus lama dan tidak terkait penangkapan di Temanggung dan Banyumas.

“Ini sebenarnya kasusnya kasus lama, jaringan lama, waktu ada peledakan bom di Gladag. Kalau Temanggung dan Banyumas terkait rencana ada pemberangkatan ke Suriah, dia beli senjata di Filipina, bom Thamrin,” jelas Condro di Mapolresta Surakarta.

Peristiwa bom di Gladag, Solo, terjadi pada tahun 2012 lalu. Selain itu, mereka juga diduga terkait dengan bom rakitan yang meledak sendiri di Sragen pada 2017 lalu.

“Mereka terkait ada kasus dia merakit lalu meledak sendiri. Perannya kali ini masih didalami, kan baru ditangkap. Mereka masih JAT (Jamaah Ansharut Tauhid),” kata dia.

(Bawaan Situs)