Putri Proklamator Rachmawati Soekarnoputri (kiri) didampingi Kuasa Hukumnya Leonard Simorangkir (kanan) melakukan audiensi dengan Komisi III DPR, di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2014). Rachmawati meminta anggota DPR agar mendorong pemerintah untuk menarik Film Soekarno produksi Multivision Plus karya Hanung Bramantyo yang sedang beredar karena selain mendiskreditkan sosok Proklamator Indonesia sebagai tokoh besar, dalam skenarionya banyak fakta sejarah dibelokkan dan dibumbui dengan aroma Industri lebih-lebih Film tersebut akan dibuat ulang dalam versi Internasional. Aktual/Tino Oktaviano