Rupiah (Aktual/Ilst.Nelson)

Jakarta, Aktual.com — Kurs rupiah pada perdagangan Rabu (20/1) pagi dibuka melemah tipis 15 poin di level Rp13.867/USD. Padahal di Eropa Kurs euro bergerak sedikit lebih tinggi terhadap dolar AS, dua hari sebelum Bank Sentral Eropa (ECB) bertemu untuk mengkaji perekonomian Eropa yang sedang kesulitan.

“ECB tidak mengharapkan untuk membuat perubahan saat ini,” kata Joe Manimbo, seorang analis pasar di Western Union Business Solutions.

“Tapi itu bisa menandakan pintu terbuka lebar untuk tindakan lebih longgar berkat kejatuhan besar minyak dari di atas 40 dolar AS ketika bank bertemu terakhir pada awal Desember menjadi di bawah 30 dolar AS, sebuah gerakan yang menempatkan tekanan turun pada inflasi yang sudah lemah.”

Pound jatuh ke tingkat terendah hampir tujuh tahun terhadap dolar, mencapai 1,4166 dolar, setelah Gubernur Bank Sentral Inggris (Bank of England/BoE) Mark Carney mengatakan terlalu dini untuk mengangkat suku bunga Inggris dari rekor terendah.

Carney mengutip pertumbuhan global yang lemah dan inflasi rendah untuk menjaga status quo.

“Ini jelas sebuah pidato ‘dovish’ oleh gubernur dan itu hanya dapat memicu keyakinan bahwa Bank of England tidak akan menaikkan suku bunganya sebelum akhir 2016 dan bisa menunda tindakannya sampai 2017,” kata Howard Archer dari IHS Global Insight.

Artikel ini ditulis oleh:

Arbie Marwan