Jakarta, Aktual.com — Kurs rupiah jelang penutupan akhir pekan ini Jumat (22/1) dibuka menguat 28 poin di level Rp13.878/USD. Rupiah terus menguat dan sampai berita ini dimuat posisinya berada di level Rp13.845/USD.

Beberapa cabang bank di ibukota Azerbaijan memberlakukan batas jumlah mata uang asing kepada nasabah pada Kamis (21/1). Di beberapa tempat nasabah entri berbaris untuk mengkonversi murahnya mata uang manats mereka.

Azerbaijan yang kaya minyak telah terpukul keras oleh jatuhnya harga minyak mentah global, dan mata uang manat telah jatuh nilai dengan lebih dari sepertiga terhadap dolar dalam satu bulan terakhir.

Pihak berwenang telah berupaya meyakinkan warga bahwa mata uang tidak akan jatuh berlanjut lebih jauh, Presiden Ilhan Aliyev mengatakan hari Kamis bahwa tidak ada langkah-langkah baru yang direncanakan untuk menstabilkan manat.

Seperti yang dilansir dari VOA, banyak warga yang mengalami skeptis. “Aku takut bahwa tingkat akan turun lagi,” kata Samira, seorang dokter 51 saat ia berdiri dalam antrean di Yapi Kredi Bank di pusat Baku untuk membeli mata uang asing.

Di beberapa cabang Bank Internasional Azerbaijan penjualan mata uang asing berhenti setelah jam makan siang.Yapi Kredi Bank menjual dolar, namun dengan batas $ 100 per orang. Azerturk Bank membatasi pelanggan untuk satu kali transaksi per hari.

Pembatasan yang diberlakukan oleh bank berada di atas batas yang dimandatkan oleh pemerintah. Nilai tukar resmi bank sentral untuk Kamis adalah 1,6028 manats per dolar AS.

Kepala bank sentral Elman Rustamov mengatakan Selasa bahwa rumor manat mungkin jatuh lebih lanjut, untuk 1,8-2,0 per dolar, tidak berdasar.

Artikel ini ditulis oleh:

Dadangsah Dapunta