Jakarta, aktual.com – Untuk investor crypto pemula tentunya mereka akan melakukan trading Bitcoin. Meski demikian, sebenarnya banyak aset crypto yang bisa kamu trading yang mampu memberikan potensi keuntungan yang lebih besar dari Bitcoin.
Dengan menggunakan Pintu, maka kamu bisa melakukan trading memecoin, karena Pintu menyediakan lebih dari 320 token crypto. Bahkan kamu juga bisa melakukan trading saham tertokenisasi hingga emas crypto dalam satu platform.
Memecoin Menarik karena Cepat Naik, Tapi Juga Cepat Turun
Dalam beberapa tahun terakhir, memecoin menjadi fenomena unik di pasar crypto. Token seperti Dogecoin, Shiba Inu, hingga berbagai koin komunitas baru sering melonjak ratusan persen hanya karena sentimen media sosial atau dukungan komunitas. Karena harganya relatif murah dan mudah dibeli, banyak pemula merasa memecoin adalah pintu masuk tercepat untuk mencoba trading.
Namun demikian, di balik potensi keuntungan tersebut, risikonya juga sangat besar. Harga memecoin sering bergerak tanpa fundamental yang jelas. Jika sentimen berubah, nilainya bisa anjlok dalam waktu singkat.
Oleh karena sebaiknya tidak asal membeli hanya karena ikut tren. Kamu perlu memulai dari platform yang aman dan menggunakan web trading crypto terpercaya agar transaksi berjalan lancar dan dana tetap terlindungi.
Selain itu, jika suatu saat Anda ingin mengembangkan strategi jangka pendek atau memanfaatkan pergerakan dua arah, beberapa exchange futures crypto Indonesia juga menyediakan fitur derivatif. Dengan begitu, kamu memiliki lebih banyak pilihan strategi selain sekadar beli dan simpan.
Terdapat beberapa platform yang telah mendukung trading futures crypto di Indonesia yang menyediakan fitur leverage dan fitur charting yang lengkap serta cocok untuk trader profesional salah satunya Pintu Futures dan beberapa platform crypto lain.
Pintu Futures adalah fitur trading derivatif di aplikasi Pintu yang memungkinkan pengguna untuk memperdagangkan kontrak berjangka aset crypto dengan leverage hingga 25x. Dengan antarmuka yang simpel, dukungan leverage tinggi, stop order, limit order, serta biaya trading kompetitif, Pintu Futures cocok untuk trader pemula maupun profesional.
Karena itulah, memahami langkah trading yang benar menjadi bekal penting sebelum benar-benar terjun ke memecoin. Pemula perlu memahami strategi trading yang tepat, memilih aplikasi aman, serta menerapkan manajemen risiko agar peluang cuan tetap terkontrol.
5 Cara Trading Memecoin untuk Pemula
Banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan potensi keuntungan dari crypto. Namun investor pemula, kamu harus memiliki dasar menganalisa aset crypto. Kamu bisa memanfaatkan fitur untuk analisa fundamental dan teknikal sehingga menemukan memecoin yang berpotensi bullish.
Untuk membantu investor pemula, berikut 5 cara trading memecoin untuk pemula yang bisa kamu gunakan secara bertahap, diantaranya adalah:
- Pilih Wallet atau Exchange yang Aman, Legal, dan Mudah Dipakai
Langkah pertama selalu dimulai dari pemilihan platform. Tanpa aplikasi yang aman, kamu berisiko kehilangan dana akibat kesalahan teknis atau sistem yang tidak jelas. Oleh karena itu, gunakan exchange yang sudah memiliki reputasi baik, transparan, serta mudah digunakan oleh pemula.
Salah satu pilihan yang praktis adalah Pintu. Aplikasi ini memudahkan pengguna membeli ratusan aset crypto langsung dengan rupiah. Proses pendaftaran cepat, tampilan antarmuka sederhana, dan navigasinya intuitif.
Karena itu, pemula tidak perlu bingung saat melakukan deposit, membeli koin, atau menjual aset. Selain fitur dasar, Pintu juga menyediakan Pintu Pro bagi pengguna yang ingin trading lebih serius. Pintu Pro menghadirkan chart profesional berbasis TradingView, indikator teknikal lengkap, order book real-time, serta berbagai tipe order seperti limit dan market.
Dengan fitur tersebut, kamu bisa membaca pergerakan harga memecoin secara detail sebelum mengeksekusi transaksi. Kelebihan lain dari Pintu adalah kemudahan deposit rupiah melalui bank lokal serta sistem keamanan berlapis.
Karena kombinasi kemudahan, keamanan, dan fitur profesional ini, Pintu sangat cocok menjadi fondasi awal perjalanan trading kamu.
- Gunakan Modal Kecil Terlebih Dahulu untuk Belajar
Setelah memiliki platform, maka langkah selanjutnya yang harus kamu pahami adalah jangan langsung memasukkan seluruh tabungan. Memecoin sangat fluktuatif, sehingga harga bisa berubah drastis dalam hitungan menit.
Jika kamu terlalu agresif di awal, kerugian besar bisa membuat kamu kapok sebelum sempat belajar. Sebaliknya, gunakan modal kecil sebagai latihan. Dengan modal kecil, kamu bisa memahami pola pasar tanpa tekanan emosional berlebihan.
Selain itu, kamu juga bisa mencoba beberapa memecoin berbeda untuk mengetahui mana yang paling aktif dan likuid. Strategi ini membantu kamu membangun pengalaman secara perlahan. Karena ketika sudah memahami karakter pasar, kamu bisa meningkatkan modal dengan lebih percaya diri.
- Pelajari Analisis Teknikal agar Tidak Hanya Ikut Hype
Poin utama yang harus kamu miliki adalah kemampuan menganalisa. Kesalahan umum pemula adalah membeli koin hanya karena ramai di media sosial. Padahal, hype sering muncul setelah harga sudah naik tinggi. Jika kamu membeli di puncak, potensi kerugian menjadi besar.
Oleh karena itu, pelajari dasar analisis teknikal. Gunakan grafik harga untuk melihat tren, perhatikan volume trading untuk mengukur minat pasar, serta manfaatkan indikator seperti RSI atau moving average untuk membaca momentum.
Ketika harga menunjukkan pola breakout dengan volume tinggi, peluang kenaikan biasanya lebih kuat. Sebaliknya, jika indikator menunjukkan kondisi overbought, kamu sebaiknya berhati-hati. Dengan bantuan chart profesional seperti di Pintu Pro, maka kamu bisa membuat keputusan berdasarkan data, bukan sekadar emosi.
- Terapkan Manajemen Risiko dengan Stop Loss dan Target Profit
Trading tanpa rencana sama saja seperti berjudi. Oleh sebab itu, kamu perlu menetapkan batasan sebelum masuk pasar. Tentukan berapa persen keuntungan yang ingin Anda ambil dan berapa persen kerugian yang siap kamu tanggung.
Misalnya, kamu bisa menetapkan target profit 20% dan stop loss 10%. Jika harga mencapai target, segera jual. Jika harga turun melewati batas, maka kamu keluar lebih awal. Dengan aturan ini, kamu melindungi modal sekaligus menghindari keputusan impulsif.
Manajemen risiko sangat penting karena memecoin bergerak cepat. Tanpa batas jelas, keuntungan bisa berubah menjadi kerugian dalam sekejap. Karena itu, disiplin adalah kunci utama.
- Diversifikasi dan Pantau Sentimen Pasar Secara Aktif
Langkah terakhir adalah menyebar risiko. Jangan hanya membeli satu memecoin. Sebaiknya bagi modal ke beberapa aset agar kerugian dari satu koin bisa ditutup oleh koin lain. Selain itu, pantau juga sentimen komunitas.
Memecoin sering bergerak karena faktor viral, pengumuman, atau dukungan influencer. Dengan mengikuti berita, kamu bisa masuk lebih awal sebelum lonjakan harga terjadi.
Namun tetap ingat, jangan hanya mengandalkan rumor. Kombinasikan informasi tersebut dengan analisis teknikal agar keputusan Anda tetap rasional.
Disiplin dan Strategi Lebih Penting dari Keberuntungan
Itulah beberapa penjelasan terkait 5 cara trading memecoin yang bisa kamu lakukan. Pada akhirnya, trading memecoin bukan sekadar soal keberuntungan. Meskipun harganya bergerak liar, Anda tetap bisa mengelola risiko dengan strategi yang tepat.
Mulailah dari memilih platform aman seperti Pintu dan Pintu Pro, gunakan modal kecil, pelajari analisis teknikal, terapkan manajemen risiko, serta lakukan diversifikasi.
Jika kamu menerapkan 5 cara tersebut secara konsisten maka peluang keuntungan akan lebih terukur dan risiko bisa dikendalikan. Dengan begitu, trading memecoin tidak lagi terasa spekulatif, melainkan menjadi aktivitas investasi yang cerdas dan terencana dalam jangka panjang.
Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.
Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.
Artikel ini ditulis oleh:
Rizky Zulkarnain
















