Jakarta, Aktual.co — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang April 2015 mencetak posisi tertinggi dan terendahnya di tahun ini.

“Posisi tertinggi, namun akhirnya merosot ke level terendah tahun ini pada penghujung bulan,” kata Kepala Riset NH Korindo Securities Reza Priyambada dalam Weekly Analysis yang diterima Aktual di Jakarta, Minggu (3/5).

Ia menjelaskan, IHSG sempat mencatat rekor tertinggi sepanjang tahun ini di level 5.523,29, pada 7 April 2015. Namun, terseok ke posisi terendah tahun ini pada 30 April 2015.

“IHSG menutup bulan lalu (April) di level 5.086,43 atau jatuh 7,91% dibanding rekor yang berhasil ditembusnya,” ujar dia.

Menurutnya, posisi puncak tersebut dicapai karena imbas positif dari bursa global, ditambah beberapa sentimen positif dari emiten terkait dengan perolehan kontrak baru, rilis dividen dan berita-berita positif lainnya. Sementara anjloknya IHSG ke level terendah karena terdampak melemahnya bursa Amerika Serikat (AS) dan bursa saham Asia.

“Anjloknya bursa saham karena turunnya pertumbuhan ekonomi kuartal I AS, dibarengi dengan masih adanya emiten Asia yang melambat kinerjanya,” imbuhnya.

Sementara IHSG sepanjang April telah menderita kerugian signifikan sebesar 432,25 poin atau 7,83% dari posisi akhir Maret di level 5.518,67. Koreksi itu merupakan penurunan bulanan pertama sepanjang tahun ini.

Tercatat, IHSG sepanjang Januari bertambah 62,45 poin atau 1,19%, Februari meningkat 160,89 poin atau 3,04%, dan Maret naik 68,38 poin atau 1,25%.

 

Artikel ini ditulis oleh: