Surabaya, Aktual.co — Golkar Jawa Timur dan 38 DPD Golkar Kota/Kab Jatim menolak dan tidak mengakui Munas Golkar di Jakarta yang menetapkan Agung Laksono sebagai Ketua Umum.
Sikap ini diambil karena Golkar Jatim menilai Munas ‘tandingan’ tidak sesuai dengan AD/ART partai. Bahkan, munas tersebut dianggap tidak pernah ada.
“Munas tandingan tidak pernah ada. Lha kok seperti dagelan politik saja. Selain melanggar AD/ART, munas golkar tersebut juga tidak mendapat dukungan dari beberapa daerah di Indonesia.” kata Sekretaris Golkar Jatim, Gesang Budiarso, Senin (8/12).
Menurut dia, Golkar Jatim hanya mengakui munas Golkar yang digelar di Bali. Oleh sebab itu, Golkar Jatim akan tetap solid mendukung hasil pelaksanaan Munas Golkar yang secara aklamasi mendukung Aburizal Bakrie sebagai ketua umum.
“Di Bali itu kan sudah sesuai dengan AD/ART. Mayoritas pemilik suara di partai Golkar telah berpihak kepada Aburizal Bakrie,” tutupnya.
Artikel ini ditulis oleh:













