Jakarta, Aktual.co —Rencana Pemprov DKI menggunakan dana dari APBD DKI 2015 untuk pembangunan infrastuktur Asian Games 2018, mendapat sorotan dari Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Abdul Ghoni. Dia tak setuju bila APBD 2015 diprioritaskan untuk membangun venue Asian Games 2018. Ketimbang menggunakan dana APBD, Ghoni meminta Pemprov menggunakan dana dari pajak hiburan dan iklan.
“Ambil tuh pajak yang ditekan, PAD (pendapatan asli daerah)-nya. Pajak reklame kan besar, bukan PBB (pajak bumi dan bangunan). Pajak hiburan malam kan besar, seperti dari hotel,” ujarnya, di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (5/12).
Kendati mengusulkan Pemprov mengambil dana PAD untuk Asian Games, Bang Ghoni sapaan akrabnya, tak mau Pemprov menggenjot PAD hanya demi menyukseskan Asian Games saja. Tetapi juga memberikan apresiasi terhadap Walikota yang berhasil meningkatkan pendapatan daerahnya.
“Apakah diberikan umroh biar semangat, ada ‘reward’-nya dari prestasi yang dilakukan. Karena namanya orang kerja butuh motivasi dan kedua bagaimana Pemvrov bisa membangkitkan kesadaran orang untuk taat bayar pajak,” pungkasnya.
Sebelumnya Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Provinsi DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, mengatakan, Pemprov memfokuskan APBD Jakarta 2015 untuk pembangunan infrastruktur Asian Games.
Sementara itu, Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) DKI Jakarta, Rationo, menjelaskan, Pemprov sedikitnya butuh 22 venue untuk semua cabang olahraga. Adapun lapangan yang sudah ada, masih perlu perbaikan dan peningkatan mutu, agar sesuai standar internasional.
Venue yang telah tersedia di ibu kota sejauh ini baru ada dua. Yaitu Gelora Bung Karno dan lapangan basket di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Sedangkan 20 venue lainnya harus dibangun. Namun dia enggan memaparkan berapa besarnya anggaran yang disiapkan Pemprov DKI.
“Kita hitung dulu, mana yang tanggungjawab APBN, mana yang tanggungjawab APBD. Harus ada pembagian tugas, karena ini membawa citra republik Indonesia,”
Adapun dalam pembangunan venue-venue olahraga baru untuk mendukung Asian Games Gubernur DKI Jakarta Basuki Thaja Purnama (Ahok) telah berencana untuk melibatkan TNI dengan membangun venue-venue olahraga baru dari lahan-lahan TNI yang ada di Jakarta.

Artikel ini ditulis oleh: