Jakarta, Aktual.co —Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana untuk memanfaatkan proyek pembangunan yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum untuk mengatasi defisit ketersediaan air baku di Jakarta yang mencapai 10 meter kubik per detik. 
Hal itu disampaikan Direktur Teknis PAM Jaya Hendry Limbong di Jakarta, Kamis (4/12).
Hendry mengatakan Kementerian PU membangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) dari Waduk Jatiluhur ke Bekasi dengan kapasitas air 9 meter kubik per detik. Tahap pertama proyek tersebut, ditargetkan mampu menyediakan sebesar 5.000 liter per detik atau 5 meter kubik per detik.
Tahap tersebut dimulai pada 2017 dengan debit air awal sebesar 1,5 meter kubik per detik. Pada 2018, penyediaan air bersih ditingkatkan menjadi 3,5 meter kubik per detik. Tahap terakhir, penyediaan air bersih akan berada di 5 meter per kubik pada 2019.
“Jakarta akan menerima penyediaan air 4000 liter per detik atau 4 meter kubik per detik dari proyek itu,” ujarnya.
Ia berharap dengan proyek tersebut dapat membantu upaya pemenuhan kebutuhan air bersih di Jakarta.
“Harapannya agar tidak menjadi wacana, agar pada 2019 seluruh warga dapat mengakses air minum, khususnya melalui perpipaan,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid