Jakarta, Aktual.co —Aliansi Mahasiswa dan Rakyat (AMARA) hari ini kembali gelar unjuk rasa terkait kenaikan BBM bersubsidi.
Mendatangi gedung Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), massa yang berkumpul sejak pukul 12.00 Wib ini mengajukan tiga tuntutan kepada Presiden Joko Widodo.
Pertama, selamatkan BUMN dan sektor dari kacung neo liberal. Kedua, membatalkan kenaikan harga BBM bersubsidi. Ketiga, menyelamatkan industri nasional.
Keempat, menuntut pencopotan Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri ESDM Sudirman Said, Menko Perekonomian Sofyan Djalil, dan Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro.
Mereka menuding empat menteri tersebut adalah tampilan kacung liberal yang telah menipu rakyat. Karena empat orang tersubut telah menyandera rezim pemerintahan Joko Widodo untuk bertekuk lutut pemerintah asing.
“Turunkan harga BBM, kita selamatkan BUMN dari sektor migas dari kacung-kacung liberal,” kata salah satu orator AMARA di depan kantor BUMN, Jakarta Pusat, Rabu (3/11).
Keempat menteri itu dianggap sebagai ‘aktor-aktor’ yang mendorong kenaikan harga BBM.
“Tapi telah dipilih menjadi menteri. Inilah prototipe kekuatan neoliberal yang telah menjerumuskan ekonomi rakyat,” ujarnya.
Dari pantauan Aktual.co aksi berlangsung tertib dan dijaga ketat kepolisian dari Polsek Gambir Jakarta Pusat. Akibat aksi, arus lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Selatan.
Artikel ini ditulis oleh:















