Jakarta, Aktual.co —Penumpang commuterline di Jakarta meningkat, pasca naiknya harga BBM bersubsidi bulan November lalu.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Edi Sukmoro mengatakan saat ini penumpang commuterline setiap harinya mencapai 700 ribu penumpang.
“Hampir semua orang sekarang sudah pindah ke commuterline,” ujarnya, di Jakarta, Rabu (3/12).
Melihat terus meningkatnya masyarakat yang beralih menggunakan jasa kereta, Edi pun berani menetapkan target tinggi untuk tahun 2019. “Target tahun 2019, kereta api mampu mengangkut 1,2 juta penumpang.”
Untuk itu KAI akan mengimbanginya dengan rencana meningkatkan pelayanan. Yakni dengan membenahi stasiun dan fasilitas lainnya guna mencegah kecelakaan dan keterlambatan kereta. Sehingga memberi keamanan dan kenyamanan bagi penumpang.
Stasiun yang bakal menjadi fokus utama adalah stasiun besar. Seperti Tanah Abang, Manggarai dan Gambir.
“Stasiun Tanah Abang kita benahi, Gambir, Manggarai juga kita bicarakan. Termasuk pembicaraan mengenai persilangan sebidang. Banyak sekali persilangan-persilangan yang memungkinkan bisa terjadinya kecelakaan antara kereta api dan kendaraan,” kata dia.
Rencana itu harus segera terealisasi seiring rencana KAI menambah jumlah gerbong kereta. Kata dia, saat ini semua gerbong baru sudah datang.
“Kita sedang sertifikasikan, uji kelayakan. Tahun depan, kita narik lagi berapa gerbong untuk penambahan. Makanya harus diatur persilangan-persilangan itu. Kalau tidak kita benahi, akan nutup terus,” tambahnya.
Dengan pembenahan tersebut, ia mengharapkan warga Jakarta akan semakin banyak yang menggunakan kereta api sebagai transportasi pilihan.
Artikel ini ditulis oleh:















