Jakarta, Aktual.co —Ketua Tim Gabungan Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta Sarwo Handayani mendukung ‘Revolusi Mental’ di lingkup Pemprov DKI.
Dengan dijalankannya program ini di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), ujar Sarwo, diharapkan tidak ada lagi ada birokrasi  di Pemprov DKI yang melakukan penyimpangan.
“Pak Gubernur (Ahok) pernah bilang kepada saya kalau program reformasi mental ini akan menjadi salah satu program prioritas yang akan dilakukannya ketika duduk sebagai Gubernur,” kata dia saat ditemui di Balaikota DKI, Selasa (2/12).
Sebagai bawahan, ujar Sarwo, tentu dirinya mendukung program itu dalam rangka pelayanan yang baik kepada masyarakat.
“Sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) sudah menjadi tugas kami untuk menjadi abdi masyarakat. Nah dengan adanya reformasi mental birokrasi ini diharapkan kami sebagai abdi masyarakat bisa benar-benar melayani masyarakat tanpa harus menerima imbalan apapun yang mengarah pada tindakan penyimpangan,” paparnya.
Saat disinggung mengenai pencalonannya sebagai Wagub DKI, Sarwo mengaku tidak terlalu berharap.
Persoalan itu, ujarnya, sepenuhnya merupakan kewenangan gubernur.
“Saya bukannya menolak untuk ditempatkan sebagai wagub. Kalau pimpinan meminta saya, masa ia saya nolak. Tapi saya percaya Pak Gubernur tahu persis siapa yang pantas menduduki kursi itu,” ujarnya diplomatis.
Dukungannya terhada[ kebijakan gubernur, kata dia, tidak ada kaitannya dengan soal pancalonan. “Selama kebijakan gubernur itu positif, saya sebagai bawahannya sudah pasti sangat mendukung.”

Artikel ini ditulis oleh: