Denpasar, Aktual.co — Informasi yang menyebut Airlangga Hartanto mundur dari bursa pencalonan Ketua Umum DPP Partai Golkar dibantah oleh politisi Partai Golkar tersebut.
Airlangga mengaku akan terus mengikuti proses pemilihan ketua umum dalam Musyawarah Nasional (Munas) IX Partai Golkar di Nusa Dua, Bali.
“Saya tidak akan mengundurkan diri. Saya akan ikuti sampai titik di mana demokrasi itu diberikan ruang. Pada saat demokrasi dikunci saya akan berikan informasi kepada kawan-kawan,” kata Airlangga di Nusa Dua, Bali, Senin (1/12).
Airlangga akan mengikuti proses dari paripurna ke paripurna di Munas Golkar. Sementara itu, ia mengklaim telah mengantongi dukungan lebih dari 40 persen suara. “Dukungan surat menyurat yang saya dapatkan sekarang sudah lebih dari 40 persen. Tetapi ada upaya surat ini mau dibatalkan diganti dengan surat lain. Regulasi (AD/ART Golkar) tidak pernah berbicara seperti itu,” katanya.
Menurut dia, surat menyurat bukan indikator utama dalam pemilihan ketua umum. Pemilihan umum di tubuh Golkar selama ini dilakukan dengan cara voting tertutup. “Saya tidak melihat ada mekanisme lain di luar voting tertutup. Kalau digantikan dengan surat menyurat maka menurut saya itu tidak demokratis,” demikian Airlangga.
Artikel ini ditulis oleh:












