Jakarta, Aktual.co — Aburizal Bakrie alias Ical diprediksi akan kembali dipilih sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar dalam Musyawarah Nasional (Munas) Golkar IX di Bali. Koalisi Merah Putih (KMP) sebagai kekuatan oposisi pun diprediksi tetap solid.
Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti berpendapat, asumsi kemenangan Aburizal Bakrie dalam pemilihan Ketua Umum DPP Partai Golkar bukanlah kabar istimewa. Posisi Golkar sebagai oposisi akan tetap jalan seperti semula, sehingga ada kemungkinan perpecahan antara Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Habat (KIH) akan tetap akut.
“Golkar yang menjadi motor kekuatan Koalisi Merah Putih (KMP) akan tetap sama sikapnya sebagai oposisi. Persoalannya kita khawatir perpecahan antara KMP dan Koalisi Indonesia Hebat semakin akut sehingga fungsi pengawasan DPR menjadi terbengkalai. Kalau ini yang terjadi, ya DPR bisa menjadi sasaran tembak masyarakat,” ujar Ray.
Dia juga menyebut para pimpinan DPR sejauh ini belum bisa menunjukkan kualitasnya dalam menyatukan lembaga legislatif ini, sehingga konflik antara KMP dan KIH tak kunjung tuntas. Padahal selama konflik ini tidak selesai, praktis fungsi dan tugas DPR tidak ada yang berjalan.
“Kalau begini kan berbahaya. Pemerintah berjalan sedangkan DPR mandek. Patut kalau kemudian kita bertanya bagaimana para pimpinan DPR seperti Setya Novanto, Fadli Zon, Fachri Hamzah, kok tak mampu mengurus internal mereka sendiri,” tuntas Ray.
Laporan: Sahlan

Artikel ini ditulis oleh: