Jakarta, Aktual.co — Mebes Polri mengaku belum mengeluarkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan terkait musyawarah nasional IX Partai Golkar yang akan diselengggarakan pada 30 November 2014 di Nusa Dua Bali.
“Polri sampai sekarang belum mengeluarkan STTP itu,” kata Kapolri Jenderal Sutarman di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (28/11).
Sebelumnya, Kapolri mengaku sudah menerima pemberitahuan terkait digelarnya Musyawarah Nasional IX Partai Golkar di Bali. Namun, apakah permohonan pemberitahuan tersebut diterima atau tidak akan dilihat dari aspek keamanan.
Karena itu, dia mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan evaluasi dan meminta masukan dari Polda Bali.
“Pemberitahuan sudah diberitahukan ke kami. Kami sedang evaluasi apakah ada masalah,” kata Kapolri.
Meski begitu, Sutarman menegaskan bahwa acara atau kegiatan parpol itu bersifat pemberitahuan bukan izin. “Izin tidak perlu, tapi pemberitahuan saja.”
Sementara itu, Kapolda Bali Inspektur Jenderal Albertus Julius Benny Mokalu menjamin keamanan dan kondusifitas Bali, terkait pelaksanaan Munas Bali. Penyataan Kapolda ini sekaligus menjawab keraguan yang disampaikan oleh Menko Polhukam Tedjo Edi Purdjianto.
“Dengan mengeluarkan rekomendasi dari kami (Polda Bali), itu artinya Bali dalam situasi yang kondusif. Polda siap untuk mengamankan jalannya Munas Golkar,” kata Kapolda Bali
Polda Bali sendiri sudah siap mengamankan hajatan yang bakal dihadiri 3 ribu peserta tersebut. “Kita siap segala-galanya. Untuk mengamankan Munas yang bakal digelar di kawasan Nusa Dua,” ucap Benny mengaku akan mengerahkan dua pertiga pasukannya.
Selain pasukan, segala peralatan yang dimiliki Polda Bali seperti X-Ray, security door dan heli tanpa awak siap juga akan dikerahkan bila hal itu harus memungkinkan.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu