Jakarta, Aktual.co — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunjuk Sekretaris Jenderal Kementerian untuk menjabat sebagai pelaksana tugas (plt) Direktur Jenderal Mineral dan batu bara (Dirjen Minerba) menggantikan R Sukhyar yang telah memasuki masa pensiunnya per 1 Mei 2015.
Mengingat hingga saat ini Presiden Joko Widodo belum juga membuat keputusan untuk memilih 5 pejabat eselon I di Kementerian ESDM untuk menjadi pemimpin definitif Ditjen Minerba.
“Belum ditetapkan (Dirjen minerba definitif). Menteri ESDM akan menunjuk Sekjen Kementerian ESDM (Teguh Pamudji) sebagai Plt,” kata Sukhyar kepada Aktual melalui pesan singkatnya di Jakarta, Jumat (1/5).
Kemarin, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Teguh Pamudji mengungkapkan bahwa Pemerintah akan menunjuk pimpinan tinggi madya (eselon I) untuk menjabat sebagai pelaksana tugas (plt) direktur jenderal mineral dan batu bara mengingat hingga saat ini Presiden Joko Widodo belum juga membuat keputusan untuk memilih 5 pejabat eselon I di Kementerian ESDM untuk menjadi pemimpin definitif Ditjen Minerba. Padahal, terhitung 1 Mei 2015, Direktur Jenderal Minerba saat ini R Sukhyar telah memasuki masa pensiunnya.
“Pensiunnya beliau 1 Mei. Apabila belum ada keputusan dari Presiden, maka Menteri ESDM akan menunjuk pejabat Eselon I untuk menjadi Plt (Pelaksana Tugas) Dirjen Minerba,” kata Teguh.
Teguh menuturkan, berdasarkan UU Aparatur Sipil Negara, seseorang yang sudah memasuki masa pensiun tidak bisa diperpanjang jabatannya. Oleh sebab itu opsi penunjukan Plt menjadi jalan keluar dalam mengisi kekosongan posisi Dirjen Minerba.
Sebagai informasi, adapun sejumlah kandidat yang diusulkan ke Presiden Joko Widodo untuk menduduki posisi Dirjen Minerba yakni Staf Khusus Menteri ESDM Said Didu, Inspektur IV pada Inspektorat Jenderal Kementerian ESDM Satry Nugraha dan Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Mineral Edi Prasojo.
Artikel ini ditulis oleh:

















