Jakarta, Aktual.co — Pernyataan Menko Polhukam mengenai pelarangan Munas Golkar IX bukan hanya intervensi namun juga ungkapan merendahkan partai Golkar. 
Demikian disampaikan Anggota Komisi III DPR fraksi PKS, Aboe Bakar Al Habsy, dalam keteranganya di DPR, Jakarta, Kamis (27/11). 
Kata dia, pernyataan Menko Polhukam yang beralasan pelarangan ini akan membahayakan keamanan di  Bali serta menggangu pariwisata di Bali, itu sangat mengada-ada. 
“Pernyataan ini seolah Munas Golkar IX akan rusuh serta membawa keonaran. Kedua, seolah partai Golkar diisi oleh orang-orang yang suka berbuat anarkis, sehingga sampai Menko Polhukam perlu tidak mengijinkan kegiatan Munas,” sergah dia.
Habsy melanjutkan, Golkar adalah partai politik paling senior dan berisikan kader-kader yang intelek yang sudah matang. “Tidak mungkin mereka akan baku hantam dan menimbulkan kerusuhan,” tambahnya.
Golkar, sambung dia, adalah Partai Politik resmi yang merupakan salah satu pilar demokrasi di Indonesia. Negara seharusnya memiliki kekuasaan dan wibawa untuk  mengamankan hajat demokrasinya
“seharusnya memberikan jaminan keamanan kepada Golkar yang merupakan wadah resmi konstitusional,” demikian Habsy.

Artikel ini ditulis oleh: