Jakarta, Aktual.co — Melalui Komunitas Pecinta Ayam Ketawa Indonesia (Kompakin), Anda bisa melihat sekaligus mendengar bagaimana si ayam mampu menirukan suara manusia sedang ketawa. .Kompakin didirikan pada 29 September 2009 lalu. “Sekretariat kita di Perum Bina Karya 2 No. A77, Padalarang, Bandung,” kata Deni, salah satu anggota Kompakin, dihubungi melalui sambungan telepon.

Anggota Kompakin hobi mengoleksi jenis ayam hias yang mampu tertawa. “Maksud dari tertawa adalah suara kokokkan ayam tersebut yang sangat melengking sehingga terdengar seperti manusia tertawa,” kata ia menambahkan.
Jenis ayam ketawa memiliki keturunan dari gen yang berbeda. “Ayam ketawa berasal dari kawasan Sidereng Rappang, Sulawesi Selatan yang terkenal akan ayam dengan ciri khas suara kokokkannya. Di daerah asalnya, ayam itu disebut ayam gaga,” sambungnya.

Kata ia, ayam ketawa merupakan jenis ayam yang langka, makanya harga ayam tersebut ditaksir sangat mahal. “Anakkan jenis ayam ketawa harganya Rp200.000 per ekor. Sedangkan, yang biasa diperlombakan harganya mencapai Rp2 juta sampai Rp20 juta per ekor,” imbuhnya.

Dahulu, para bangsawan memelihara ayam ketawa sebagai simbol status sosial. “Jumlah anggota kita sampai saat ini sebanyak 37 orang. Usianya berkisar 17-60 tahun. Setiap dua minggu sekali kita selalu bertemu di sekretariat. Program kegiatannya adalah membuat kontes ayam di Bandung,” paparnya.
 

Artikel ini ditulis oleh: