Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Fadel Muhammad mengatakan pernyataan Menko Polhukam Tedjo Edy yang memerintahkan agar Kapolri tidak memberikan izin pelaksanaan Munas Golkar di Bali kental nuansa politik.
Ia menyadari, Menko Polhukam yang berasal dari Partai Nasdem itu mengerti  kondisi partai berlambang pohon beringin yang mengalami dualisme, dimana salah satu kubu ingin merapatkan Golkar kepada pemerintah.
“Sebagian besar teman-teman menilai ini politis karena Menko Polhukam dari Nasdem, (kita) tau Nasdem itu semua pecahan Golkar, ini ada permainan politik,” kata Fadel kepada wartawan, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/11).
Lebih lanjut, pria yang menjabat sebagai Ketua Komisi XI DPR RI itu  pemerintah menyabut peryataan sikap yang dikeluarkan oleh Menko Polhukam, karena bila tidak itu tentu akan merugikan pemerintah sendiri.
“Sangat disayangkan apa yang terjadi di Golkar masalah pertentangan untuk memperebutkan ketua umum pada munas, tidak ada suatu hal yang luar biasa. Ada yang luka-luka para penjaga konsekuensi logis,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang