Jakarta, Aktual.co —Anda hobi makan cemilan berupa permen atau cokelat?. Dr Sameer Patel, ahli kesehatan sekaligus Direktur rumah sakit dari Inggris , mengatakan, bahwa penyakit gigi atau gusi meskipun kecil jangan dianggap remeh. Hal itu bisa menjadi tanda serius dalam kesehatan tubuh manusia.

Disini kami akan menerangkan kepada Anda terkait tanda-tanda tersebut. Anda harus memeriksakan secara rutin penyakit mulut itu ke dokter gigi atau berkonsultasi dengan pakar kesehatan, demikian dilansir dari dailymail.

1. Gigi kuning
Sejumlah obat mampu untuk menghilangkan gigi kuning. Misalnya, antibiotik seperti, tetrasiklin, yang sering dipakai untuk menghilangkan jerawat. Larutan kumur khusus tersebut digunakan untuk mengobati penyakit gusi. Selain itu, cara terbaik untuk mengobati gigi kuning yakni dengan menggunakan pemutih gigi (whitening). Namun demikian, sebenarnya pasta gigi pemutih hanya mampu menghapus noda dangkal, tapi tidak akan berdampak di warna permukaan yang ada pada gigi.

2. Bisul atau luka terbuka
Saat ada luka terbuka yang terdapat di sekitar mulut dan tidak hilang dalam satu atau dua minggu, disarankan Anda segera memeriksakan ke dokter gigi. Meskipun itu hal yang biasa Anda temui, tetapi kasus itu bisa berpengaruh terhadap kekebalan tubuh kita. Anda harus waspada terhadap luka di dalam area mulut. Lebih dari 30 ribu orang didiagnosa terkena kanker mulut setiap tahunnya. Mayoritas mereka berusia lebih dari 60 tahun. Jika Anda seorang perokok berat, kemungkinan besar Anda bisa terkena.

3. Bau mulut
Anda sudah mencoba menyikat gigi dan lidah secara teratur menggunakan penyegar nafas untuk menghilangkan bau mulut? Ya, bau mulut merupakan gejala serius yang berasal dari tubuh. Dan, jika tidak diobati, akan menimbulkan gangguan pencernaan atau lambung. Bau mulut biasa diidap oleh peminum alkohol (alkoholik).

4. Mulut kering
Mulut kering sering timbul karena dehidrasi atau faktor-faktor lain seperti suka mengonsumsi alkohol serta merokok. Berkurangnya air liur di dalam tubuh merupakan gejala awal diabetes. Mulut kering menyebabkan pembuluh darah di kelenjar ludah menebal dan memperlambat produksi alami air liur. Hal itu dapat membuat gusi rentan terhadap infeksi dan gejala lainnya. Termasuk haus yang berlebihan, kesemutan di tangan dan kaki, sering buang air kecil serta penglihatan yang berkurang. Pastikan Anda mengunjungi dokter umum setempat, bila Anda mengalami gejala tersebut.

5. Radang gusi atau gusi berdarah
Survei di Inggris menyatakan, bahwa setengah dari seluruh orang dewasa di Negeri Ratu Elizabeth mengidap penyakit radang gusi atau gusi berdarah. Jika tidak segera diobati, radang gusi (yang disebut periodontitis, red) ini bisa mempengaruhi organ lain di dalam tubuh. Hal itu dapat menyebabkan tulang rahang Anda membusuk serta ruang-ruang kecil di sekitar gusi dan gigi terbuka lebar. Pada akhirnya, gigi Anda menjadi longgar dan rontok. Solusinya, sikatlah gigi secara teratur dan mengganti sikat setiap tiga bulan sekali. Atau Anda bisa berkonsultasi dengan ahli gigi terdekat.

Artikel ini ditulis oleh: