Jakarta, Aktual.co — Mantan Wakapolri Komisaris Jenderal (purn) Oegroseno mengatakan bahwa faktor yang menyebabkan konflik antara TNI-Polri adalah kepemimpinan yang gagal.
Menurut dia, kedua pimpinan komandan di wilayah yang terjadi konflik tersebut, harus diberi sanksi tegas berupa pencopotan jabatan. Hal ini dikarenakan pimpinan tidak mampu mengendalikan anggotanya di lapangan ketika mengemban tugas.
“Lebih bagus dicopot jabatannya kan daripada dicopot nyawanya,” kata Oegroseno, di Jakarta, Sabtu (22/11).
Diketahui, terjadi dua konflik antara TNI dan Polri dalam satu minggu ini. Pertama, penyerangan Mako Brimob Polda Kepri di Batam, Rabu (19/11). kedua, penikaman anggota Brimob medan oleh oknum anggota TNI, di Binjai, Sumatera Utara, Kamis (20/11).
Laporan: Meutia

Artikel ini ditulis oleh: