Jakarta, Aktual.co — Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan pertama (Januari-Maret 2015) berada di bawah 5 persen. Menurutnya, perlambatan ekonomi bukan hanya terjadi di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia.
“Pertumbuhan ekonomi di negara-negara ekonomi besar semuanya di bawah perkiraan. China saja hanya 7 persen, itu standart rendah, Jepang 0,4 persen, Korea 3,2 persen, ASEAN juga relatif rendah,” ujar Bambang di kantor Kementerian Keuangan Jakarta, Kamis (30/4).
Bambang juga mengatakan hal ini adalah gejala global. Dan lebih disebabkan oleh harga minyak yang rendah dari tahun lalu.
“Harga minyak yang rendah ini lama-lama akan membuat ekonomi dunia mengalami perlambatan,” pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh:

















