Jakarta, Aktual.co — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengklaim mulai Juni mendatang, seluruh bus yang beroperasi diwilayah Jakarta bakal diizinkan melewati jalur busway.
“Iya jadi kan kita pengen semua bus itu dibawa Transjakarta nantinya. Tranjakarta di Jakarta kalau kita teliti dengan baik semua bus itu sebetulnya ngetem karena penumpang kan hanya di pagi atau sore,” kata Ahok di Balai Kota, Kamis (30/4).
Mantan Bupati Belitung Timur ini juga mengklaim bahwa armada-armada bus yang sudah siap beroperasi dibawah PT.Transjakarta.
“Banyak. Contohnya bus mayasari pada mau. Kopaja kopami juga mau. Metromini juga mau cuma metromini kan pemilikannya ini yang bingung ini punya siapa,” ungkapnya.
Rencana ini sebenarnya sudah digaungkan sejak Februari lalu. Namun lantaran dianggap tak siap, beberapa operator bus swasta menolak bergabung dibawah PT.Transjakarta.
Untuk itu, Ahok memastikan pihaknya bakal menerapkan sistem pembayaran rupiah per kilometer. Gunanya agar tidak ada bus yang ngetem di jalan.
“(Awalnya) kita ingen peremajaan bus gimana caranya? Suruh dia ganti bus dia nggak mau. Caranya gimana? Kita masukkan ke TJ kita bayar rupiah per kilometer sehingga dia bisa mampu bayar kredit agar tak ada penumpang 10 menit dia tetap jalan,” bebernya.
“Mulai 5 Juni kita mulai jalan,” tukasnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Andy Abdul Hamid

















