Jakarta, Aktual.co — Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyebutkan sebanyak 238 rumah di Desa Pondok Batu masih terendam banjir yang berasal dari luapan Sungai Selagan.
“Di Desa Pondok Batu Sebanyak 238 rumah masih terendam banjir. Di desa ini terakhir terjadi banjir,” kata Kabid Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, Iskandar, di Mukomuko, Sabtu (15/11).
Ia mengatakan hal itu saat sedang berada di Desa Pondok Batu menyerahkan bantuan makanan siap saji untuk ratusan keluarga warga korban banjir di desa tersebut.
Menurutnya, jika banjir yang melanda sebanyak sembilan desa di daerah itu mulai surut sejak Jumat siang (14/11) malam, sebaliknya di Desa Pondok Batu air dari luapan Sungai Selagan mulai masuk ke pemukiman penduduk.
“Air Sungai Selagan mulai bertahap meluap masuk ke pemukiman penduduk di desa itu sejak Jumat siang hingga malam hari,” ujarnya.
Sehingga, lanjutnya, sebagian keluarga warga Desa Pondok Batu yang rumahnya terendam banjir dengan kedalaman pinggang orang dewasa terpaksa mengungsi.
Sedangkan, lanjutnya, rumah di desa itu yang tidak begitu parah terendam banjir masih dihuni oleh pemiliknya sejak hari Jumat malam (14/11) sampai sekarang.
Dikatakannya, tidak ada korban jiwa manusia akibat bencana banjir yang melanda daerah itu. Kalau tanaman pangan, perkebunan, dan unggas warga sudah banyak yang rusak dan mati.
Ia menjelaskan, instansi itu belum mencatat total kerugian materi akibat bencana banjir yang melanda kabupaten itu.
Sementara, sebutnya, jumlah rumah yang terendam sejak banjir pertama hingga sekarang mencapai 744 rumah dengan rincian 494 rumah terjadi di delapan desa, ditambah 12 rumah di Desa Tanah Harapan, dan 238 rumah di Desa Pondok Batu.

Artikel ini ditulis oleh: