Jakarta, Aktual.co — Pelatih Arema Indonesia, Suharno menyatakan persiapan tim yang sudah matang dan siap melakoni kompetisi, akhirnya menjadi sia-sia setelah dihentikannya Liga Super Indonesia (LSI), meski hanya bersifat sementara.

“Persiapan matang yang kami lakukan selama ini menjadi sia-sia, apalagi kepastian kapan kompetisi LSI digulirkan kembali juga tidak jelas. Sekarang kami hanya tinggal menunggu kabar baik dari manajemen saja, kami pasrah dengan kondisi kompetisi sekarang ini,” ujar Suharno di Malang, Rabu (29/4).

Status kompetisi yang dihentikan sementara, katanya, membuat dirinya dan pemain menjadi tidak nyaman, bahkan kehilangan harapan untuk menggelar latihan lagi dalam waktu dekat ini, sebab pelatih baru bisa berlatih kembali jika ada perintah dari manajemen akibat ketidakjelasan dan ketidakpastian berlangsungnya kompetisi tahun ini.

Menurut Suharno, kondisi dan situasi saat ini sama dengan kondisi ketika libur panjang setelah kompetisi berakhir, namun sekarang kompetisi baru bergulir dan masih menyisakan banyak pertandingan. Persiapan yang sudah disusun sejak akhir tahun 2014 menjadi sia-sia.

Sebab, lanjutnya, untuk melanjutkan kompetisi jika digulirkan kembali, tim harus dibangun sejak awal atau mulai dari nol lagi, baik secara fisik, mental maupun kebersamaannya. “Kondisi mental dan fisik pemain saat ini benar-benar drop akibat dihentikannya kompetisi LSI maupun di Divisi Utama,” tandasnya.

Seperti diketahui, kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air untuk musim ini, dihentikan lagi karena sanksi dari Kemenpora terhadap PSSI.

Artikel ini ditulis oleh: