Jakarta, Aktual.co — Laju nilai tukar Rupiah terhdap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini dibuka diteritori negatif. Pada pembukaan perdagangan, Rupiah dibuka Rp 12.960 per dolar AS. Melemah dibandingkan posisi penutupan kemarin, yaitu Rp 12.943 per dolar AS.
NH Korindo Securities Indonesia dalam risetnya mengemukakan, pelemahan Rupiah kali ini adalah imbas dari pertemuan The Fed. Bahkan sudah menjadi kebiasaan jika jelang pertemuan The Fed, Rupiah selalu melemah.
“Meski kami menyangsikan akan adanya sesuatu hal yang baru terkait dengan hal-hal yang akan disampaikan oleh Gubernur Yellen, tetapi sudah menjadi historikal bagi Rupiah yang cenderung melemah setiap jelang pertemuan The Fed,” ujar Kepala Riset dari NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada.
Pada Rabu (29/4), Reza memprediksikan laju Rupiah berada di bawah target level support 12.930, yaitu Rp12.988-12.968 (kurs tengah BI). Menurutnya, penguatan yang terjadi belum cukup mengkonfirmasi penguatan lanjutan.
“Sehingga masih menyimpan adanya potensi pembalikan melemah. Meski demikian, tetap cermati dan antisipasi terhadap sentimen-sentimen yang ada,” pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh:

















