Jakarta, Aktual.co — Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana mengaku siap diperiksa terkait kasus lain, yang diduga melibatkan dirinya selain perkara dugaan korupsi payment gateway yang telah menjeratnya sebagai tersangka.
Diketahui ada enam kasus korupsi di Kemenkum HAM, yang tengah dibidik penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri diduga melibatkan Denny.
“Saya siap ikuti proses hukum yang berlaku,” ucap Denny di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin (27/4).
Meski demikian, Denny tak mau berkomentar lebih jauh kepada wartawan. “Sudah ya sudah. Makasih ya makasih,” singkat Denny.
Seperti diketahui Dittipidkor Bareskrim Polri tengah membidik kasus dugaan korupsi yang terjadi di Kementerian Hukum dan HAM, diduga melibatkan mantan Wakil Menkum HAM Denny Indrayana. Selain korupsi Payment Gateway, Bareskrim mencium ada delapan kasus korupsi yang diduga dilakukan Denny saat menjabat Wakil Menkum HAM.
Enam kasus tersebut satu diantaranya Payment Gateway yang telah memasuki tahap penyidikan. Sedangkan lima siap dinaikkan dalam tahap penyidikan dan dua kasus lainnya dianggap tak layak masuk dalam penyelidikan.
Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Anton Charliyan, dugaan kasus lain yang melibatkan Denny Indrayana didapat dari informasi orang-orang Kemenkum HAM, maupun pengembangan laporan.
“Macam-macam, karena justru dapat dari orang-orang Kemenkum HAM, ada dari pengembangan laporan juga,” kata Anton beberapa waktu lalu.
Artikel ini ditulis oleh:
Nebby

















