Jakarta, Aktual.co — Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Panjaitan menegaskan Indonesia tidak menolak bantuan finansial yang diberikan pihak asing kendati Presiden Joko Widodo sempat mengkritik peranan lembaga keuangan dunia dalam penyelesaian masalah ekonomi.
Luhut dalam jumpa pers acara Tropical Landscapes Summit: A Global Opportunity di Jakarta, Senin (24/7), mengatakan, dukungan finansial dari negara maju, yang rata-rata asing, nyatanya masih sangat dibutuhkan Indonesia.
“Yang kita tidak mau adalah kita diatur, didikte harus begini harus begitu. Tentu kita tidak mau karena kita bangsa yang berdaulat dan punya sikap yang jelas,” katanya.
Luhut meminta publik tidak salah mengerti bahwa Presiden seolah tidak menyambut bantuan asing seperti International Monetary Fund (IMF), World Bank atau Asian Development Bank (ADB) untuk berinvestasi di Indonesia.
Menurut dia, bantuan asing memang dibutuhkan karena Indonesia tidak bisa mengerjakan semuanya sendirian. Di sisi lain, ia menegaskan bantuan asing tak hanya menguntungkan bagi Indonesia tetapi juga bagi pihak pemberi bantuan. Pasalnya, pihak pemberi bantuan melihat Indonesia sebagai negara maju yang punya pentumbuhan ekonomi yang menjanjikan di masa mendatang.

Artikel ini ditulis oleh: