Jakarta, Aktual.co — Wakil Menteri Luar Negeri A.M. Fachir menyampaikan bahwa pengiriman bantuan kemanusiaan ke Nepal, yang terkena bencana gempa bumi, mengalami kendala akses karena kerusakan sejumlah infrastruktur di negara tersebut.
“Presiden sudah menyetujui memberikan bantuan di bidang SAR dan alat-alat dasar yang diperlukan, termasuk tenda dan obat-obatan. Itu diharapkan segera (dikirim), namun di sana ‘airport’ (bandara) tidak bisa, bukan ditutup, aksesnya memang tidak bisa,” kata Wamenlu Fachir di Jakarta, Senin (27/4).
Menurut dia, akses yang terputus merupakan kendala utama dalam pengiriman bantuan ke Nepal akibat rusaknya infrastruktur utama di negara itu, termasuk bandar udara yang sampai sekarang belum bisa beroperasi.
“Aksesnya memang tidak bisa. Bandara tidak beroperasi dan listrik mati,” ujar dia.
Walaupun demikian, Pemerintah Indonesia akan memastikan bantuan segera dikirim setelah bandar udara di Nepal beroperasi.
Bantuan dari Indonesia, kata Fachir, tidak hanya tim SAR dan medis, tetapi juga kebutuhan utama lain seperti selimut, obat-obat, tenda dan sebagainya.

Artikel ini ditulis oleh: