Jakarta, Aktual.co — Rasa nasionalisme bangsa Indonesia perlu di-reminder lagi dengan adanya serangan global yang sangat deras. Dengan demikian Prof Sri Edi Swasono kembali mengingatkan tentang kaidah penuntun nasionalisme Indonesia.
Ada beberapa kaidah yang disampaikan Sri Edi Swasono, yakni pertama pembangunan Indonesia bukan sekedar pembangunan ‘di’ Indonesia. “Kita bukan penonton, kita harus raih pengalaman membangun,” jelasnya.
Adapun kaidah kedua, Kita adalah tuan di negeri sendiri bukan “koelie Inlander” yang minder.
“Ketiga yakni Kita mengutamakan kepentingan nasional tanpa abaikan sebisanya tanggungjawab global,” paparnya.
Keempat, lanjutnya, Kita tidak anti asing, namun ekonomi asing tidak boleh mendominasi ekonomi nasional. Sedangkan kelima adalah kita friendly nation dan menyukai kerjasama dengan mancanegara manapun. Tetapi, perlu ditegaskan kerjasama dengan mancanegara bukan ajang mengorbankan kedaulatan nasional.
“Daulat rakyat adalah doktrin nasional, yang tidak boleh digusur oleh daulat pasar serta politik luar negeri kita bebas aktif,” demikian Sri Edi Swasono.
Artikel ini ditulis oleh:
















