Jakarta, Aktual.co — Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) berniat melakukan somasi dan menempuh jalur hukum atas tudingan mantan ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas (RTKM) Faisal Basri yang mengatakan bahwa ada oknum dari Pertamina dan seluruh pelaku bisnis gas dalam tabung hijau itu yang membagi-bagikan rente dalam bentuk sisa elpiji, caranya dengan memalsukan gas yang diisikan kembali ke tabung kosong.

Ketua II Hiswana Migas M. Ismet mengatakan bahwa pihaknya merasa terusik dengan berbagai tudingan miring terkait kecurangan LPG 3 Kg atau biasa dikenal dengan elpiji melon.

“Sikap kita setelah tudingan pak Faisal itu, kawan-kawan menjadi terusik, yang tadinya begitu ikhlas melayani distribusi secara nasional. Terus terang saja setelah kita berkumpul, kita sedang memikirkan atau tidak menutup kemungkinan kita akan mengambil langkah hukum terhadap saudara Faisal Basri. Kita akan somasi pak Faisal,” ujar Ismet di Jakarta, Kamis (28/5).

Ia menjelaskan, terkait filling fee, pihaknya saat ini hanya mendapatkan Rp300 per Kilogramnya, sementara filling fee yang saat ini ajukan pihaknya adalah Rp512 per kilogramnya. Sehingga selama ini pihaknya harus melakukan efisiensi dan penghematan besar-besaran.

“Karena kita tahu, kalau kita berhenti yang merasakan itu kan masyarakat. Itu yang kita hindari selama ini, tapi tuduhan pak Faisal Basri seperti itu, kita juga akan mempertimbangkan apakah perlu sebelum kita diberikan filling fee kita berhenti beroperasi. Karena terus terang saja, seharusnya faisal Basri itu tidak menuduh kita justru malah seharusnya membantu kita,” terangnya.

“Sebetulnya ada beberapa kawan kita juga yang sudah efisien habis-habisan dan tidak bisa bertahan, ada yang spbe nya dijual dan gulung tikar. Kemudian kalau ditanya lagi seberapa lama kita bisa bertahan, wallahualam bisawaf-lah. Karena kalau kita hitung-hitungan, ini kita bertahan karena rasa tanggung jawab saja oleh karena itu kita meminta perhatian kepada pemerintah agar segera mempertimbangkan mengenai filling fee kita,” tutup dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka