Jakarta, Aktual.co —Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) malah ‘cengar-cengir’ saat anggota Fraksi PDI-P DPRD DKI, Pantas Nainggolan, membacakan ringkasan rekomendasi dewan terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2014 yang dapat rapor merah.

Beberapa kali, dalam sidang paripurna yang tidak dihadiri fraksi Gerindra dan PPP itu, Ahok terlihat tersenyum saat Pantas membacakan rangkuman rekomendasi menindaklanjuti rapor merah LKPJ-nya. Namun jika menilik rangkuman rekomendasi yang diberikan Dewan, memang wajar jika Ahok tenang-tenang saja mendengarnya.

Pengamat Jakarta Amir Hamzah bahkan berpendapat rekomendasi yang diberikan DPRD DKI ke Ahok seperti pura-pura saja, alias tidak berani terbuka memberi penilaian kritis.

“Alasan Pak Ketua (Prasetio Edi Marsudi) kan untuk menjaga agar DKI adem. Loh memang siapa selama ini yang bikin Jakarta ngga adem? kok malah terkesan DPRD jadi takut-takut untuk membongkar kesalahan Ahok dan beri rekomendasi yang tegas ke dia dengan kinerja buruknya,” ujar Amir kepada Aktual.co, saat ditemui di DPRD DKI, Kebon Sirih, Rabu (23/4).

Amir menilai rekomendasi yang diberikan Kebon Sirih kepada Ahok isinya hanya normatif belaka. Berikut rekomendasi ‘lunak’ yang diberikan DPRD DKI ke Ahok, yakni:

1. Gubernur DKI harus patuh dan taat terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam menjalankan pemerintahan.
2. Gubernur DKI tidak bisa melepaskan tanggung jawab hanya dengan alasan karena baru bertugas dua bulan.
3. Gubernur DKI harapannya tidak banyak berwacana dan harus serius bekerja beserta aparatnya sehingga kinerja Pemda DKI bisa menunjukan pembangunan Jakarta Baru di tahun-tahun yang akan datang.
4. Gubernur DKI harus mempersiapkan ahli hukum yang kuat untuk mempertahankan aset Pemda DKI agar tidak terjadi kekalahan beruntun di pengadilan ataupun kehilangan aset daerah.
5. ‎Gubernur DKI harus bersinergi dengan berbagai pihak untuk membangun Jakarta Baru yang lebih baik.

Artikel ini ditulis oleh: