Jakarta, Aktual.co — Guru Besar Filsafat Agama, UIN Jakarta, Komaruddin Hidayat yang menyebutkan tentang pemerataan pembangunan di Indonesia yang dinilai masih timpang. “Pemerintah seharusnya berinisiatif untuk membangun model pembangunan kota seperti Singapura, yang sebaiknya dimulai dari pembangunan kota-kota di daerah. Janganlah pembangunan itu difokuskan di pusat saja, daerah harus dibangun,” kata Komaruddin, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (22/4).
Pola pembangunan kota-kota seperti itulah yang dilakukan oleh Tiongkok, mereka melakukan pembangunan ala model-grouping. Kemudian mereka berhasil membangun infrastruktur kota-kota propinsinya di daerah.
Komaruddin mengkritisi peran pemerintah yang dinilai masih lemah, sehingga peran organisasi masyarakat sipil di Indonesia menjadi penting.
“Rakyat Indonesia juga seharusnya jangan menyerahkan nasib pada pemerintah, sudah tahu pemerintahnya sibuk dengan dirinya sendiri. Kalau sudah tahu pemerintahan lemah masa rakyat tetap bergantung pada pemerintah,” “Urusan pendidikan kalau tidak ada organisasi masyarakat sipil seperti Nahdhatul Ulama dan Muhammadiyah, apa sanggup negara mengurusnya sendirian? Begitu pula peran dari lembaga pendidikan Katholik yang cukup penting. Tangan pemerintah tidak sanggup menyentuh semua permasalahan rakyat Indonesia”, tegas Komaruddin.
Jokowi diingatkan untuk bersikap tegas dalam menyikapi kondisi politik, karena kesabaran rakyat ada batasnya.
Artikel ini ditulis oleh:













