Surabaya, Aktual.com — Delapan seniman yang tergabung dalam komunitas “Jago Tarung Yogyakarta” memamerkan 20 karya lukisan lintas warna di salah satu hotel Surabaya, dengan tujuan untuk mempopulerkan berbagai seni lukis ke seluruh golongan masyarakat di Surabaya, Jatim.

“Lokasi ArtHotel ini dikenal memiliki ruang publik, dan sama setiap lokasi juga mempunyai ruang publik, seperti rumah sakit yang bisa digunakan untuk berekspresi. Kami mencoba mengenalkan karya itu melalui ruang publik tersebut,” ucap pendiri komunitas, Dedi Yuniarto di Surabaya, Jumat (31/7).

Dikatkannya, tidak ada kepentingan khusus dalam pameran ini, sebab tujuanya hanya mengenalkan berbagai warna yang ada dalam corak lukisan, sebab dengan karya lukisan dan warna-warna yang digunakan tidak hanya bisa memberikan pengaruh positif namun juga bisa memberikan inspirasi bagi setiap orang.

Pameran yang digelar sampai dengan tanggal 20 Agustus 2015 mendatang, itu diharapkan Dedi bisa menjadi inspirasi bagi setiap masyarakat yang mengunjungi lokasi pameran.

“Sebagaimana kita tahu, dalam tatanan ekonomi modern yang serba konsumtif saat ini, masyarakat urban menjadi cenderung hidup monoton untuk bekerja, sehingga abai dengan lingkungan tempat tinggalnya,” ujarnya.

Oleh karena itu, delapan pelukis di sini mencoba melalui kreativitasnya menggunakan media berupa bentuk-bentuk dan warna-warna diharapkan memberikan energi positif kepada lingkungan sekitarnya.

Sementara itu, nama-nama pelukis yang turut berkarya antara lain Ngurah Paramartha (Bali), Dedy Sufriadi (Yogyakarta), Ida Bagus Putu Purwa (Bali), I Made Romi Sukadana (Bali), I Wayan Paramartha (Bali), Januri (Yogyakarta), MA Roziq (Yogyakarta) serta Vicensius Dedy Reru (Bali).

Komunitas Jago Tarung adalah kelompok seni independen yang didirikan 27 Juni 2010 di Yogyakarta oleh Dedi Yuniarto, dan telah menyelenggarakan berbagai acara seni dan lokakarya ke berbagai daerah, seperti Nusa Tenggara Barat (NTB), Sumbawa, Gili Meno.

Kelompok ini, juga pernah menjadi wakil Indonesia dalam serangkaian pameran seni dengan tema “Behind the Myth” di AKTO College of Art and Design Ath, Yunani.

Artikel ini ditulis oleh: