Jakarta, Aktual.com — Sebuah foto citra satelit dari pesawat antariksa NASA yang diedarkan di media sosial, Facebook dan Twitter selama sepekan. Dan, banyak orang berspekulasi terhadap foto tersebut.

Foto tersebut menunjukkan, berupa formasi batu di depan mirip gua. Beberapa ilmuwan mengatakan, foto itu terlihat sedikit seperti “kepiting rakasa” mirip sebuah kisah fiksi ilmiah.

Tapi, Anda jangan khawatir. Karena misi masa depan manusia ke Mars tidak mungkin untuk menemui monster kepiting tersebut.

Astronom senior dan Direktur Pusat Penelitian SETI, Seth Shostak mengatakan, bahwa ia mendapat gambar yang menunjukkan formasi seperti ini selama seminggu.

“Mereka yang mengirimkannya kepada saya umumnya cukup bersemangat, karena mereka mengklaim bahwa menyerupai ‘sesuatu’ yang tidak Anda harapkan untuk menemukan ‘benda berkarat’, sebuah permukaan berdebu Planet Merah,” katanya melalui surat elektronik.

“Ini biasanya semacam binatang, namun kadang-kadang benda bahkan aneh seperti suku cadang kendaraan bermotor. Mungkin mereka pikir ada mobil di Mars.”

Dia mengatakan, itu benar-benar hanya sebuah fenomena yang disebut ‘pareidolia’, atau kemampuan otak untuk membuat bentuk dari benda acak – seperti melihat binatang di awan.

“Melihat dari jauh seperti ‘cacat penglihatan’, dimana ‘pareidolia’ memiliki banyak multi tafsir seperti Anda melihat cepat predator bergerak di hutan, misalnya,” tulisnya.

“Menyadari kepiting di lanskap yang penuh dengan batu-batu angin-berhembus tidak lebih mengejutkan – atau lebih signifikan – daripada melihat wajah mengedipkan mata di semi-colon diikuti dengan tanda kurung;).”

Itu berarti bahwa ini, diambil dari gambar yang sama, bukan berupa pasir Mars – atau mungkin “wampa”- mengintip dari balik beberapa batu.

Mungkin tidak ada bukti kehidupan di Mars, untuk sementara belum, tetapi Anda bisa melakukan lebih dari scan foto untuk membantu perburuan penemuan kehidupan di luar Bumi. (Sumber: Huffington Post)

Artikel ini ditulis oleh: