Jakarta, Aktual.co — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyesalkan ancaman  FIFA yang akan menjatuhkan sanksi terhadap badan persepakbolaan Indonesia atau PSSI.
Pasalnya, PSSI masih belum mampu menyelesaikan persoalannya dengan pemerintah dalam hal ini Kemenpora yang belum mau mencabut pembekuan PSSI.
Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Hanura Dadang Rusdiana mengusulkan agar pimpinan DPR bersama pemerintah melakukan langkah tegas terkait persoalan tersebut
“Ya sebagaimana dalam rapat RDPU dengan PSSI, sudah saya tegaskan dalam rapat bahwa harus dilakukan konsultasi pimpinan DPR dengan presiden agar menpora segera mencabut pembekuan PSSI,” ujar Dadang di Jakarta, Kamis (28/5).
Menurutnya, kisruh yang saat ini terjadi antara PSSI dengan menpora merupakan tanggung jawab presiden, karena bila persoalan tersebut tidak dapat terselesaikan dikhawatirkan akan berdampak pada kondisi sosial politik.
“Jadi bola ada di presiden. masalah sepakbola kan bukan hanya masalah olahraga, tapi ini menyangkut citra kita di dunia internasional dengan adanya sanksi FIFA tersebut. Juga sepakbola berhubungan pula denga masalah fanatisme daerah. Kalau ini tidak dikelola dengan baik bisa muncul ketidakpuasan dan unjuk rasa yang mengganggu stabilitas,” tuturnya.
Ditegaskan, masalah persepakbolaan penyelesaiannya ada di Presiden. “Saya melihat Menpora mencoba mengulur ulur waktu dan ini bisa berakibat fatal. Artinya presiden harus turun tangan kalau menpora bertindak seperti itu,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh: