Rizal Ramli

Jakarta, Aktual.com —  Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli menyayangkan ketidakhadirannya Menteri ESDM Sudirman Said dalam Rapat Kordinasi mengenai proyek listrik 35 ribu Megawatt.

“Tadinya kami berharap Pak Menteri (Menteri ESDM-Sudirman Said) datang agar bisa menyampaikan langsung. Tapi yah sudah diwakilkan oleh Dirjennya, nanti pak Dirjen yang melaporkan ke Pak Menteri,” kata Rizal di Kantornya, Jakarta, Senin (7/9).

Seperti diketahui, pada hari ini Menko Bidang Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli menggelar rapat kordinasi dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang, Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman, Dirut PLN Sofyan Basir dan beberapa pejabat terkait lainnya guna membahas megaproyek listrik 35 MW.

Jarman yang menggantikan Sudirman Said, mengatakan bahwa pimpinannya tidak bisa hadir lantaran ada tugas lain yang tidak bisa ditinggalkan.

“Pak Menteri (Menteri ESDM-Sudirman Said) ada tugas lain,” singkatnya.

Sementara berdasarkan hasil pembahasan rapat diketahui bahwa target yang sebesar 35 ribu MW itu tidak mungkin dapat tercapai selama lima tahun ke depan, dan akan lebih realistis jika direalisasikan selama 10 tahun. Selain itu proyek ini pun akan diganti namanya menjadi proyek percepatan pembangunan dan diversifikasi listrik (PPD listrik).

Artikel ini ditulis oleh:

Eka