Jakarta, Aktual.co — Belakangan ini, rumor makanan atau mainan anak yang mengandung zat narkoba sedang ramai dipebincangkan khalayak umum. Mirisnya, jajanan anak yang mengandung narkoba tersebut juga beredar di lingkungan sekolah.

Prof. Dr.drg. Melanie S. Djamil, MBoimed FICD Lab Biocare dari Fakultas, Kedokteran Gigi, Universitas Trisakti mengatakan, cara paling efektif dalam menghindari hal tersebut yakni memberikan pemahaman sedini mungkin bagi orang tua untuk mengajarkan kepada anak-anaknya untuk tidak jajan di sembarang tempat.

“Pertama dampaknya bahaya bagi kesehatan anak. Yang jelas, narkoba itu mematikan kecerdasan anak Indonesia ke depannya, karena anak ini adalah generasi penerus, ” jelas Prof. Mel, ditemui di acara ‘Ayo Ganti’ Untuk Gigi dan Mulut yang Lebih Sehat Bersama Formula’, di Hotel Double Tree, kawasan Cikini, Jakarta Pusat.

“Tips lainnya, biasakan orang tua membuatkan bekal dengan kesukaan anak. Karena zat yang membahayakan yang dijual ini rasanya hampir sama dan sulit membedakannya, ” terangnya melanjutkan.

Sebab,  bahaya narkoba tak hanya menjadi tugas Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kepolisian. Lanjutnya, peran orang tua sangatlah penting. Tujuannya yaitu, mengawasi buah hatinya agar terhindar dari bahaya narkoba yang dilakukan secara terselubung. Apalagi, saat ini telah beredar dalam bentuk makanan yang dapat merusak perkembangan kesehatan generasi muda.

“Yang jelas, peran orangtua sangat penting disini untuk mengawasi anak-anaknya. Karena masalah narkoba ini, bukan saja tanggung BNN tapi tanggung jawab kita ke depan menjaga generasi bisa terhindar dari bahaya narkoba tersebut, ” kata ia menutup pembicaraan.

Artikel ini ditulis oleh: