Jakarta, Aktual.co —Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo ingatkan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) agar tak jadikan telatnya pengesahan APBD 2015 sebagai alasan mandeknya pembangunan di Ibu Kota DKI Jakarta.
Kalau pun di tengah berjalannya anggaran 2015 nanti, yakni sekitar bulan Juli perlu dilakukan perubahan, kata Tjahjo itu harus dilakukan sesuai mekanisme Undang-Undang yang berlaku. 
Selain itu, Tjahjo juga mengingatkan fungsi pengawasan penggunaan anggaran agar berjalan. “Saya kira ini yang ingin kita tekankan dari musrenbang,” ujar politisi PDI-P itu saat hadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) tingkat Provinsi DKI di Balai Kota, Selasa (14/4). 
Diketahui, Kemendagri memangkas anggaran DKI 2015. Alasannya, masa berlaku anggaran sudah terpotong 4 bulan.
Kata dia, anggaran APBD Tahun Anggaran 2015 tidak bisa sama dengan APBD-Perubahan tahun anggaran 2014. Ahok, ujar dia, harusnya memahami Pagu anggaran APBD-P 2014 dengan magnitude/substansi kegiatannya sesuai Pasal 314 ayat 8 tentang Pemerintahan Daerah.
“Karena anggaran itu untuk membiayai gaji 12 bulan. Sedangkan sisa kebutuhan di tahun ini sudah hilang empat bulan, jadi tersisa 8 bulan lagi,” ujar dia, melalui pesan singkat kepada Aktual.co, Senin (13/4) kemarin.
Dibeberkan Tjahjo, penjumlahan anggaran DKI 2015 adalah: Anggaran Belanja Rp 63,65T (APBD-Perubahan 2014) ditambah Pengeluaran Pembiayaan yang committed. Yakni proyek transportasi, seperti Mass Rapid Transit (MRT) dan TransJakarta, sebesar Rp 5,636 triliun.
“Sehingga anggaran berjumlah Rp 69,286 triliun. Jadi tidak bisa Rp 72 triliun sebagaimana dalam asumsi Gubernur Ahok. Sudah hilang 4 bulan, dan daya serap DKI  tidak rasional kalau Kemendagri menyetujui Rp 72 triliun,” kata Tjahjo.
Dengan adanya penambahan Rp 5,6 triliun untuk transportasi, kata Tjahjo, menunjukkan kalau Kemendagri ‘commit’ mendukung pembangunan di DKI. Lagipula, ujar dia, angka anggaran sebesar Rp 69,286 ini justru lebih tinggi dari Rp 67,269 yang diproyeksikan Ahok di anggaran belanja 2015. 

Artikel ini ditulis oleh: