Jakarta, Aktual.co — Komunitas Olahraga Profesional Nasional Indonesia (KOPNI), berencana menyurati Presiden Joko Widodo, terkait perkembangan olahraga di Indonesia.

Dalam salah satu pernyataan, KOPNI meminta kepada presiden untuk mereshuffle, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, karena dianggap tidak memperhatikan seluruh cabang olahraga Tanah Air.

“Kita akan kirim hari Rabu (15/4) besok. Surat juga kita cc-kan ke Ketua DPR, Kapolri, Komisi X DPR. Kita ingin Menpora dari kalangan olahragawan. Ini hal yang harus diperhatikan Presiden dalam upaya membangun kembali prestasi olahraga Indonesia,” kata salah satu perwakilan KOPNI, Togar Manahan Nero di Jakarta, Senin (13/4).

Seperti diketahui Menpora, Imam Nahrawi dinilai kurang memperhatikan prestasi di setiap cabang olahraga. Malah yang paling menyita perhatian adalah ikut merecoki kompetisi sepakbola nasional, dengan ikut-ikut memverifikasi klub-klub QNB League yang notabene domainnya PSSI selaku Federasi tertinggi sepakbola Indonesia.

“Kita terus berjuang untuk membuka mata hati Presiden Jokowi. Daripada olahraga jadi rusak, minimal presiden melihat isi surat ini,” tegas Togar.

KOPNI adalah wadah bagi berkumpulnya para insan olahraga profesional.

Komunitas ini terbentuk dari keprihatinan terhadap sikap Menpora dan prestasi olahraga Tanah Air.

Dalam surat yang akan ditujukan ke Presiden Jokowi itu, KOPMI menilai, pemerintah tidak sungguh-sungguh menempatkan menterinya di Kemenpora, sehingga perkembangan dan kemajuan Olahraga di Indonesia sangat lamban dan memprihatinkan. “Yang terjadi justru, Menpora yang ada kerap melakukan politisasi di bidang olahraga,” tulis KOPMI dalam suratnya.

“Puncaknya adalah di Kabinet Kerja, menpora Imam Nahrawi yang tidak memiliki visi dan misi serta tindakan yang  tidak jelas melalui kebijakan dan keputusannya dalam menjalankan tugasnya, nyata-nyata hanya mengedepankan kekuasaan dan menjadi beban bagi dunia olahraga,” tambah kutipasn surat tersebut.

Artikel ini ditulis oleh: