Jakarta, Aktual.co —Tak punya uang untuk menebus biaya persalinan isteri, seorang warga Kedoya Selatan ngadu ke Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota DKI, Senin (13/4).
Si warga, Richie Dian Permana (31), mengaku terpaksa mengadu ke Ahok lantaran tak bisa memboyong putranya pulang, akibat tak bisa bayar biaya persalinan isterinya di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Tambak.
Warga Jalan Kedoya Selatan, RT9/02, Kebon Jeruk, Jakarta Barat itu mengaku pihak rumah sakit meminta dia membayar uang jaminan biaya administrasi 50 persen dari total biaya persalinan yang mencapai Rp 28 juta.”Sampai saat ini, isteri dan anak saya masih ditahan di rumah sakit. Mereka meminta uang jaminan 50 persen dari total tagihan,” kata dia, Senin (13/4).
Karena tak punya uang, hingga kini isteri dan bayinya masih tinggal di RSIA Tambak. Richie mengaku bingung, sebab biaya tagihan kamar tetap berjalan, Meski saat ini sang isteri dan buah hatinya sudah dipindah dari ruang rawat inap kelas 1 ke kelas 3.
Richie mengaku sebenarnya dia memilih Puskesmas untuk tempat melahirkan bagi isterinya. Tapi karena ketuban isterinya keburu pecah, lantaran panik, Richie memilih RS yang ternyata tak punya kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Akibatnya, biaya persalinan isterinya membengkak.
Untuk itu, dia berharap Ahok bisa membantunya meringankan biaya persalinan. “Saya berharap Pak Gubernur kiranya dapat bantu meringankan beban saya dan mendengarkan keluh kesah saya,” ucap dia.
Artikel ini ditulis oleh:













