Jakarta, Aktual.co — Obat kadaluwarsa maupun obat palsu masih banyak beredar di pasaran tanah air. Dalam hal ini, masyarakat diminta agar lebih jeli membedakan antara obat yang layak dikonsumsi atau pun tidak.

Dr Rimawati Tedjakusuma, Sp.S,RPSGT menerangkan, bahwa secara kasat mata obat palsu memang sulit dibeadakan dari obat asli. Namun demikian ada beberapa cara efektif yang bisa dilakukan masyarakat sebelum mendapatkan obat yang diperlukan.

“Yang pertama harus diperhatikan oleh masyarakat pertama beli obat harus di tempat yang resmi. Lihat tanggal kadaluwarsanya. Kemudian lihat bentuk obatnya, kalau sudah ada perubahan pada warna obatnya mendingan nggak usah dibeli atau dikonsumsi, ” jelasnya dihubungi Aktual.co melalui sambungan telepon, pada Senin (13/4).

“Selanjutnya periksa kemasannya. Terus, jika membeli obat dengan menggunakan resep dokter, agar diperhatikan apakah sudah sesuai obat yang diberikan dengan yang ada di resep tersebut, ” sambung dokter Rima.

Dokter Rima mengingatkan, bila masyarakat mengkonsumsi obat tidak mendapatkan kemajuan, dirinya menyarankan agar kondisi tersebut bisa segera dikonsultasikan kepada dokter terdekat.

“Tujuannya supaya tidak terjadi efek negatif lainnya pada masyarakat karena mengonsumsi obat kadaluwarsa ini. Karena infeksi yang ditimbulkan obat kadaluwarsa ini bisa bermacam-macam infeksinya dan sangat berbahaya bagi tubuh maupun kesehatan, ” paparnya.

“Saran saya, seharusnya ada pengawasan apoteker di setiap apotik sebelum obat itu sampai ke masyarakat. Memang ini bukan tugas, saya. Cuma yang saya harapkan demikian, supaya obat kadaluwarsa itu tidak lagi beredar di tengah-tengah masyarakat, ” tukas dokter murah senyum ini.

Artikel ini ditulis oleh: