Jakarta, Aktual.co —  Kepolisian Daerah Aceh berhasil menahan 13 tersangka berikut barang bukti berupa senjata api dari kelompok bersenjata yang selama ini membuat kekacauan di daerah itu.
Kapolda Aceh Irjen Pol Husein Hamidi pada gelar BB dan tersangka di Mapolres Lhokseumawe, Senin (13/4) mengatakan, tersangka dan BB tersebut merupakan hasil operasi perburuan kelompok bersenjata di beberapa daerah di wilayah Aceh.
BB yang berhasil disita antara lain sepucuk senapan RPD, tiga pucuk AK-56, sepucuk GLM dan sepucuk pistol jenis FN, 1.620 butir amunisi AK-56 dan beberapa pakaian ala militer serta tas pinggang dan ransel.
Disebutkan, sejumlah barang bukti itu ditemukan secara terpisah. Begitu juga dengan pelaku dari kelompok bersenjata di Aceh saat ini. Daerah temuan sejumlah barang bukti dan tersangka tersebut antara lain, Kabupaten Aceh Utara, Aceh Timur, Kota Lhokseumawe.
Kapolda mengatakan, motif kejahatan yang dilakukan kelompok bersenjata adalah karena ekonomi, di mana dengan senjata yang dimilikinya, mereka menyandera orang-orang tertentu dengan meminta uang tebusan.
Sementara mengenai wilayah operasi yang kerap dilakukan kelompok tersebut adalah di tiga wilayah, Kabupaten Aceh Timur, Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.
“Secara umum kondisi di Aceh kondusif, hanya di tiga wilayah tersebut yang kerap dijadikan operasi kejahatan oleh kelompok bersenjata itu,” ungkap Husein Hamidi.
Lebih lanjut diungkapkan Kapolda, Polda Aceh dan Kodam Iskandar Muda akan terus memburu kelompok bersenjata di Aceh dan jaringannya.
Kepada masyarakat juga diharapkan untuk tidak resah, pihaknya bersama dengan TNI akan mengungkap kasus kelompok bersenjata di Aceh.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby