Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, memperbaiki bangunan sekolah pascabencana angin puting beliung yang melanda Desa Kemuning, Kecamatan Legok pekan lalu.

“Kami menggunakan dana APBD 2015 dari pos tanggap darurat agar kegiatan belajar mengajar kembali normal,” kata Kepala Dinas Cipta Karya Pemkab Tangerang Taufik Emil di Tangerang, Jumat (10/4).

Pernyataan itu terkait angin puting beliung menerjang sebanyak 91 rumah penduduk dan satu SD Negeri di Desa Kemuning, Kecamatan Legok pada Sabtu (4/4).

Sedangkan kondisi bangunan sekolah itu porak poranda dihantam angin terutama bagian atap meski menggunakan rangka baja ringan.

Namun saat cuaca mendung para murid terpaksa dipulangkan ke rumah masing-masing karena khawatir terjadi bencana susulan serupa.

Bahkan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mendata mayoritas rumah penduduk setempat dan sekolah yang mengalami rusak terutama pada bagian atap dan dinding.

Kerusakan akibat bencana itu menimpa rumah penduduk di Desa Kemuning dan Desa Caringin, tapi sebanyak 52 rumah diantaranya dalam kondisi rusak berat.

Petugas BPBD setempat telah mendatangi lokasi dan memberikan bantuan sembako kepada korban bencana angin puting beliung tersebut.

Taufik mengatakan pihaknya menunggu laporan lengkap dari petugas BPBD kepada Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar sehingga ada perintah secara tertulis.

Pihaknya memperkirakan perbaikan sekolah itu sekitar Rp190 juta setelah petugas melihat ke lokasi kejadian bersama aparat Dinas Pendidikan setempat.

Dia menambahkan pihaknya akan menunjuk atau mengerjakan sendiri perbaikan sekolah itu karena kurang dari Rp200 juta.

“Itu merupakan sudah ketentuan dan proyek perbaikan karena bencana dan tidak perlu ditenderkan,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid