Jakarta, Aktual.co — Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Riano P Ahmad mengaku heran dengan wacana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang berencana melakukan perekrutan Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan 4B dan 4C dari TNI dan Polri.

Untuk itu Riano meminta Gubernur Ahok harus menjelaskan terlebih dahulu maksud dan tujuannya memperdayakan TNI dan Polri kedalam birokrasi.

“Kalau pak Ahok memaksakan ini ada apa, bukan mengenyampingkan. Ada motif dan tujuanya apa? PNS yang diharapkan ada yang berkualitas, sudah profesionallah,” kata Riano kepada Aktual Rabu (27/5).

Sementara ditempat terpisah Sekretaris Komisi A dari fraksi Gerindra, Syarif menduga hal itu hanyalah wacana aneh Gubernur Ahok yang dianggap benar menurut Gubernur sendiri.

“Harus dilakukan uji publik dulu, secara komperehensif, untuk hasil seleksi terbuka jabatan selama ini aja tidak ada hasilnya dengan indikator penyerapan APBD yang rendah, kinerja aparat diukur oleh Ahok tidak jelas,” pungkasnya.

Seperti diketahui sebelumnya ide Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk merekrut pegawai dari golongan TNI dan Polri, rupanya tak sekedar wacana.  Ahok bahkan sudah ancang-ancang tetapkan kapan kiranya perekrutan itu bakal terealisasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid