Jakarta, Aktual.co — Selain ketempatan menjadi tuan rumah penyelengaraan Konferensi Asia Afrika (KAA), Jakarta rupanya juga menjadi tuang rumah penyelenggaraan event internasional World Economic Forum (WEF) tanggal 19-23 April mendatang.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang sudah mengikuti beberapa kali rapat pertemuan persiapan WEF bersama Kementerian Perdagangan sebagai yang punya ‘hajat’.
“Ini jadi ya forum bisnis Internasional. Bakal dihadiri 1000 CEO se- Asia Timur, lima kepala negara atau mewakili akan hadir,” kata Kepala Bidang Rekayasa Lalu Lintas Dishub DKI, Masdes Arrofi, Rabu (8/4).
Acara yang rencananya bakal dibuka Presiden Jokowi itu dianggap tidak seribet KAA. Mengingat para peserta akan diinapkan terpusat yakni di Hotel Shang Lira dan tempat pertemuan ada di Pullman, Thamrin.
Sementara peran Dishub kata Masdes, hanya sebatas membantu kelancaran arus lalu lintas selama penyelenggaraan berlangsung.
“Iya, memang di situ kan mereka sudah laporan dibagi ke kita. Dishub diminta itu aja pengaturan lalin bersama polisi. Pengawasan itu juga polisi, kita bantu aja. Panitianya di Kemendag,” ungkapnya.
“Tapi rute seperti biasa, tidak ada jalan khusus yang lain ditutup, nggak, biasa aja. Jadi lebih kepada pengaturan di lapangan aja,” sambungnya.
Terkait waktu pembukaan acara WEF tanggal 19 yang jatuh pada hari Minggu, bertepatan dengan acara Car Free Day, Mesdes sudah mengantisipasi hal tersebut.
“Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) kan sampai jam 11, kebetulan ini (WEF) agendanya siang. Jadi tidak ada masalah,” tandasnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Andy Abdul Hamid

















